‘Kutukan Divock Origi’ Kembali Menuai Korban!

By | 6th December 2019

Tiap team harus siaga bila berjumpa dengan Liverpool di satu persaingan. Khususnya bila Jurgen Klopp sebagai pelatih turunkan striker ‘terkutuk’, Divock Origi. Sumpah striker berkebangsaan Belgia itu kelihatan selesai Liverpool berjumpa dengan Everton. Jadi info, pertandingan itu adalah satu diantara serangkaian dari minggu ke-15 Premier League 2019/20. Laga yang berjalan di Anfield di hari Kamis (5/12/2019) itu selesai dengan posisi 5-2 untuk kemenangan Liverpool.

Ballon d’Or, Mbappe Pilih Messi Ketimbang Van Dijk

Serta Origi, yang tampil semenjak menit awal, sukses kantongi dua gol the Reds. Gol Origi langsung mengonsumsi korban. Beberapa saat sesudah pertadingan, Everton menginformasikan ketetapan pemecatan Marco Silva yang memegang jadi pelatih dari Richarlison dkk. Perlu untuk diketahui jika ‘Kutukan Divock Origi’ ini bukanlah baru sekali berlangsung. Perform lawan-lawan Liverpool hampir tetap lebih buruk setiap kali Origi cetak gol ke gawangnya.

MU Gagal Menang Karena Besar Kepala Duluan

Contoh populernya ialah waktu Liverpool berjumpa Barcelona pada putaran kedua set semi-final Liga Champions musim kemarin. Waktu itu, Origi sukses kantongi dua gol yang membuat the Reds meluncur ke set final. Sesudahnya, perform Barcelona lebih buruk. Scuad bimbingan Ernesto Valverde itu cuma memenangi tiga dari enam laga di La Liga. Mereka kalah waktu lakoni pertandingan final Copa del Rey. Lalu, di set final Liga Champions kontra Tottenham, Origi kembali cetak gol yang membuat the Reds menang 2-0. Mulai sejak itu, perform Tottenham alami penurunan serta berbuntut pada pemecatan Mauricio Pochettino bulan kemarin.

Lionel Messi Menuju 700 Pertandingan Bersama Barcelona

‘Kutukan Divock Origi’ dirasa dengan benar-benar riil oleh club Premier League yang lain, Watford. Seperti yang didapati, gawang mereka dibobol olehnya pada suatu pertandingan yang di Anfield, dimana Liverpool menang 5-0. Pada musim ini, Watford baru mendapatkan satu kemenangan dari 15 laga paling akhir Premier League. Catatan itu membuat mereka sekarang tenggelam di fundamen klassemen dan terancam terdegradasi. Pada musim 2015/16, Origi sempat juga cetak gol ke gawang West Brom, Aston Villa, serta Stoke City. Serta ketiganya harus bermain di tempat Championship musim depannya karena terdegradasi dari Premier League.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *