Madrid Samai Rekor Buruk 20 Tahun Lalu

By | 25th January 2019

Kekalahan Madrid dari Leganes (0-1) pada leg ke-2 16 besar Copa del Rey, Kamis (17/1) pagi hari WIB meningkatkan catatan jelek mereka musim ini. Los Blancos telah menelan 10 kekalahan dari 32 laga di semua pertandingan. Mencuplik Marca, catatan itu pasti jauh dibawah keinginan team besar sekelas Madrid. 10 kekalahan itu adalah catatan terburuk Madrid semenjak musim 1998/99 saat diatasi Guus Hiddink. 10 kekalahan dari 32 laga. Tidak cuma itu, dari 32 laga itu, terdaftar Madrid tidak berhasil cetak gol pada delapan pertandingan.

Artikel Terkait : Hazard Didesak Segera Tentukan Pilihan

Di lain sisi, gawang Madrid tetap bobol pada 20 laga, yang bermakna cuma 12 kali menuliskan clean sheets.Musim kemarin, saat diatasi Zidane, Madrid mainkan 62 laga serta memenangi 39 salah satunya, 14 kali imbang, serta kalah di sembilan laga. Pasti catatan itu tambah lebih baik dibanding musim ini. Bagaimana tidak, Madrid cuma kalah sembilan kali selama musim 2017/19. Sekarang, waktu La Liga baru sampai paruh musim, Madrid telah menelan 10 kekalahan di semua pertandingan.

Artikel Terkait : Sven Mislintat Pergi, Arsenal Buru Monchi?

Keadaan Madrid ini memang cukuplah aneh, satu anomali. Luka Modric, gelandang Madrid, sempat menjelaskan jika semangat scuad Madrid masih sama tingginya. Ia sendiri tidak memahami mengapa Madrid lebih gampang ditaklukkan team lawan.Saat sembilan tahun paling akhir, Madrid nikmati layanan Cristiano Ronaldo, penyerang ganas yang jadi agunan beberapa puluh gol tiap-tiap musimnya. Sekarang, sesudah Ronaldo pergi ke Juventus, nampaknya Madrid rasakan kehilangan besar. Tidak ada pemain yang betul-betul dapat menukar pekerjaan Ronaldo.

Lihat Juga :  Solskjaer: MU Sudah Semakin Menyatu

Artikel Terkait : MU Diklaim Lebih Bahagia Setelah Dilatih Solskjaer

Benzema susah cetak gol – yang bahkan juga telah diawali semenjak musim kemarin, Gareth Bale pun makin suka cedera. Secara singkat, walau scuad Madrid dipenuhi beberapa pemain hebat, tidak ada satu juga pemain yang betul-betul dapat membawa beban team seperti yang dibuat Ronaldo saat membela Madrid. Sekarang ini nampaknya yang perlu dikerjakan Madrid ialah bangun scuad kembali semenjak awal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *