Manchester United Hanya Bisa Bersabar

By | 9th October 2019

Ole Gunnar Solskjaer dipandang wajar memperoleh waktu yang cukup untuk jaga proses kebangkitan Manchester United. Solskjaer sedang tertekan, isu pemecatan kuat, tetapi pimpinan MU tidak bisa asal-asalan. MU kembali terpeleset saat ditaklukkan Newcastle United 0-1 akhir minggu kemarin. Setan Merah baru mendapatkan 9 point dari 8 laga selama ini, catatan terjelek dalam riwayat mereka di Premier League. Keadaan jelek ini membuat Solskjaer tertekan.

Dani Ceballos tidak mencoba menahan diri

Lebih, tim MU terlihat tidak yakin diri. Solskjaer mulai disangsikan serta dipandang tidak dapat lancarkan project kebangkitan Setan Merah. Walau demikian, mengeluarkan Solskjaer demikian saja dipandang salah. Kenapa demikian? Ditengah-tengah isu pemecatan yang kuat, Mark Bosnich bernada memberi dukungan Solskjaer.

Tammy Abraham Masuk Daftar Belanja Real Madrid

Bosnich mengaku permainan MU jelek serta dibawah standard, susah menang. Tetapi, mengeluarkan Solskjaer bukan jalan keluar. “Mereka tidak memenangi laga serta Anda harus mengaku, sekarang, mereka tidak mainkan style sepak bola yang baik,” membuka Bosnich pada Omnisport. “Kita pernah bicara awalnya mengenai ketimpangan masif yang akan terbentuk sesudah kepergian Sir Alex Ferguson serta memahaminya.

Ivan Rakitic Ingin Pergi dari Barcelona

Tetapi, selama ini telah ada tiga pelatih yang coba, serta sekarang Ole yang ke empat.” “Saya dapat mengerti bila tiap orang merasakan tidak sabar, tapi harus mereka harus berupaya sabar,” sambungnya. Bagaimapaun, Bosnich mengerti nama besar MU jadi club. Ia memberi dukungan Solskjaer jadi rekan, komentarnya bias. Berarti, Bosnich mengerti bila Solskjaer mungkin dikeluarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *