Publik Sebut Solskjaer Gagal

By | 18th October 2019

Wakil CEO Manchester United, Ed Woodward, tidak sama pendapat dengan asumsi beberapa orang. Menurut dia, langkah teamnya dibawah bimbingan Ole Gunnar Solskjaer telah ke arah jalan yang pas. Manchester United mengalami kritis terburuknya semenjak 30 tahun kemarin. Seperti yang didapati, mereka cuma dapat mendulang sembilan point dari delapan laga Premier League selama ini. Kekalahan 0-1 atas Newcastle United sebelum interval interasional memberikan efek mutlak pada Marcus Rashford dkk.

MU Diklaim Bakal Beli Dua Pemain Baru

Karenanya, mereka terdampar di rangking 12 klassemen sesaat serta cuma terpaut dua angka dari zone kemunduran. Solskjaer juga ada di tempat terpojok. Dia ditunjuk jadi pemicu kemerosotan yang dirasakan Manchester United sekarang. Suara miring yang meminta untuk selekasnya tinggalkan pos pelatih mulai bergema akhir-akhir ini. Walau demikian, Woodward masih tunjukkan supportnya pada pelatih dari Norwegia itu. Dia lihat visi Solskjaer telah penuhi asas-asas yang digenggam teguh oleh the Red Devils sekarang.

MU Diklaim Tidak akan Belanja Besar di Januari

“Peta visi Solskjaer meliputi tiga arah basic sepak bola yang kami punya: Kami harus memenangi trofi, kami harus mainkan sepak bola menyerang, serta kami harus memberikan peluang pada anak muda,” tutur Woodward pada stafnya, diambil dari Independent. “Kenyataan Manchester United ialah kami adalah club yang terdiri atas dua sisi. Pertama, kami ialah lembaga sepak bola berusia 141 tahun dengan semua riwayat, warisan, adat serta adat itu ialah keberhasilan. Itu tidak bisa beralih,” sambungnya.

Penyebab Marcus Rashford Memble

“Lalu, seperti club lain, usaha komersil membuat kami dapat berinvestasi ke bagian sepak bola. Demikianlah dua ini sama-sama berhubungan keduanya di Manchester United yang membuahkan keuntungan bersaing di ruang ini,” imbuhnya. Selanjutnya, Woodward mengutarakan jika teamnya sekarang punyai prestasi dalam soal memberi peluang pada pemain akademi untuk bermain di level paling tinggi. Dia kantongi data yang terkait dengan hal tersebut pada musim tempo hari. “Musim kemarin kami ialah club Premier League paling depan dari sisi menit laga paling banyak yang diserahkan kepada lulusan team akademi. Kami semua semestinya bangga jika investasi yang kami bikin di akademi – rekrutmen, sarana, serta analisa – sudah membawa hasil,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *